Laman

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kuliner Semarang
  • Daftar Isi

Tuesday, 6 March 2018

Tips Menghindari Makanan Penyebab Diare Saat Berburu Kuliner


Hobi kuliner memang menyenangkan. apalagi kalau kita punya kesempatan berburu kuliner di tempat-tempat yang selama ini kita impikan. Misalnya, saat kita sedang jalan-jalan ke sebuah kota (wisata). Sambil menikmati aneka rupa objek wisata yang ada di sana, pasti kunjungan kita akan semakin berkesan jika sempat mencicipi makanan khas atau makanan favorit yang ada di kota tersebut.



Tapi sayangnya, suka berburu kuliner bukan tanpa resiko. Karena ada banyak jenis makanan penyebab diare yang kadang-kadang tidak kita sadari. Salah satu penyebab mengapa kita mudah mengalami diare atau mencret adalah karena, kita kurang bisa memilah dan memilih makanan-makanan yang berpotensi masalah pencernaan tersebut.

Diakui atau tidak, sangat sulit untuk menemukan tempat-tempat yang selalu terjaga kebersihan peralatan makan mereka, atau warung makan yang mengolah makanan dengan memenuhi standar kebersihan. Tidak heran apabila hal tersebut kemudian menjadi tantangan tersendiri bagi traveler dalam memilih tempat kuliner yang selalu menjaga kebersihan peralatan makan mereka atau yang selalu berusaha mencuci bahan makanan mereka secara maksimal.

Nah, agar kegiatan traveling dan berburu kuliner tetap bisa jadi kegiatan yang menyenangkan dan seru, sebaiknya perhatikan beberapa tips berikut ini.

  • Biasakan membawa hand sanitizer di dalam tas (kemanapun kamu pergi). Kebiasaan baik ini akan melindungimu dari berbagai kuman dan bakteri yang bisa saja berasal dari tangan sendiri. Hand sanitizer akan sangat bermanfaat pada saat kita tidak bisa menemukan air bersih untuk cuci tangan.
  • Kamu tetap wajib mencuci tangan dengan menggunakan air mengalir (dan sabun) sebelum menyentuh makanan, sekalipun jika kamu akan makan menggunakan peralatan makan seperti sendok, garpu, dan pisau. Karena terkadang, bisa saja tanpa sadar kita menyentuh atau mengambil makanan dengan tangan yang kotor. Apalagi, selama melakukan kunjungan kunjungan wisata, kita seringkali tidak sadar telah menyentuh benda-benda yang banyak berpotensi mengandung banyak kuman dan bakteri.
  • Pilihlah tempat jajan yang terawat dan bersih. Penampilan luar memang tidak selalu bisa memberikan jaminan. Akan tetapi, sering kali penampilan tempat makan atau tempat jajan mencerminkan tingkat kesadaran pemiliknya dalam menjaga kebersihan. Jika tempatnya saja jarang dibersihkan, kemungkinan besar makanan yang mereka olah juga tidak diolah dengan bersih.
  • Hindari minuman dan makanan yang belum matang atau tidak matang. Makanan setengah matang atau yang tidak direbus dan dimasak hingga mencapai 1000 celcius umumnya masih menyisakan bakteri dan kuman yang dapat menyebabkan diare. Khusus untuk ibu hamil, mereka wajib meninggalkan makanan-makanan yang tidak matang atau setengah matang (seperti telur dan daging) karena berpotensi mengandung bakteri listeria yang berbahaya untuk bayi di dalam kandungan bumil. Begitu juga dengan seafood atau kerang-kerangan, sebaiknya tidak dikonsumsi jika cangkangnya tidak terbuka setelah direbus.
  • Bawa air minum sendiri. Menjaga kebersihan air minum juga penting kita lakukan selama berwisata kuliner. Karena ada banyak warung makan yang tidak menyediakan air matang. Atau, tidak sedikit juga yang menyajikan es batu yang dibuat dari air mentah. Membawa sendiri air minum bisa membantu kita terhindar dari air minum yang tercemar atau mengandung banyak kuman.

Selain beberapa tips di atas, kamu juga perlu mengetahui batas-batas kemampuan lambungmu. Karena beberapa orang, ada yang doyan makanan pedas tapi lambungnya tidak begitu kuat. Atau, ada juga yang suka dengan makanan-makanan asam, tapi begitu makan asam, besoknya langsung mencret. Intinya, hindari jenis makanan yang enggak bisa kamu handle dan berpotensi bikin kamu sakit.

No comments:

Post a Comment

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...