Laman

  • Beranda
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Kuliner Semarang
  • Daftar Isi

Thursday, 16 May 2013

Resep Rawon


Ini  makanan favoritku, enak, tapi jangan kaget bila bumbunya banyak banget.Hehehe. Ini dia resep rawonku:



Bahan :
500 gr daging rawon
1 liter air
5 buah daun bawang merah, potong 3 cm 
(kalo tidak ada, bisa diganti dengan onclang atau daun bawang besar)
5 cm jahe, keprek
10 cm lengkuas, keprek
2 bh serai, keprek
2 lembar daun salam
2 lembar daun jeruk purut
3 butir asam jawa
2 siung bawang putih, iris tipis
1 buah tomat, iris agak besar
Garam dan gula pasir secukupnya
Minyak goreng untuk menumis

Bumbu yang dihaluskan:
5 butir kemiri
5 butir bawang merah
3 siung bawang putih
5 buah cabai merah keriting (sesuai selera)
½ sdt ketumbar sangrai
¼ sdt jinten
½ sdt merica bulat
1 sdt terasi goreng
3 cm kunyit
2 cm kencur
3 bh keluwak, cuci bersih.
Bahan pelengkap :
- Telur asin
- Toge pendek (lagi gak kebagian di tukang sayur.)
- Bawang merah goreng
- Kerupuk Udang
- Harusnya pake sambal, tapi berhubung rawonnya udah rada pedas, 
aku skip aja. #alasan males bikin sambal#


Cara membuat.
1. Dalam panci, masukkan daging, serai, daun jeruk, jahe, daun salam, asam jawa, air. Nyalakan apinya, masak terus dengan api kecil. Bila daging sudah masak, angkat, potong potong sesuai selera, sisihkan. Sementara itu, siapkan wajan, panaskan, beri minyak secukupnya, masukkan bawang putih iris, setelah harum, masukkan bumbu halus, aduk terus hingga terpisah antara bumbu dan minyak.
2. Masukkan irisan daun bawang
3. Masukkan daging yang telah dipotong. Aduk hingga rata.
4. Masukkan tumisan bumbu dan daging ke dalam panci.
5. Taburi garam dan gula pasir.
6. Masak terus hingga daging empuk dan bumbu meresap ke dalam daging. Masukkan tomat.
7. Lebih enaknya, rawon disantap keesokan harinya. Agar bumbu lebih merasuk ke dalam daging
8. Sajikan dengan pelengkap.

Tips : Kluwak setelah dibuka, lebih baik jika dicicipi dulu, kalau pahit tidak usah dipakai, karena kalau pahit, rawonnya juga akan berasa pahit.

10 comments:

  1. Aku dulu enggak suka rawon, mungkin rasa kluweknya pahit kali ya?

    Dapur lagi, makanan lagi...ramenya Bunda ya?

    Salam
    Astin

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hahaha Emak2 kan identik sama masak ya Mbak :)

      Delete
  2. Rawon sekeluarga suka semua. Malah kalau masak Rawon, anak2 sampai buat bekal sekolah. Awalnya Fanni ga suka krn warnanya hitam. Tapi skrg sudah beresss... sukak semua.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wah, kalo masak rawon pasti banyak sekalian ya Bun, biar bs bw untuk bekal juga :)

      Delete
  3. kayaknya aku beli aja daripada masak hehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Hihihi sekali2 buat oke juga tuh Mbak :)

      Delete
  4. Aku jg sama dg Evi, Mak! Ribet ternyata yaaa. Hehe.

    ReplyDelete
  5. Nah, kalo rawon aku suka...dibanding rujak cingur. Kalo tiap ke rumah Abangku di Malang, pasti deh mampir rawon tessy deket stasiun kreta di Malang

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo aq suka dua2nya Mak *maruk hehehe

      Delete

Terima kasih atas kunjungan dan komentarnya ^_^

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...